January 22, 2017 sulaiman 0Comment

Pemain:

Chris Evans, Robert Downey Jr,Elizabeth Olsen, Scarlett Johansson, Sebastian Stan, Paul Bettany, Jeremy Renner, Paul Rudd, Tom Holland, Emily VanCamp dan Anthony Mackie. Sutradara: Anthony Russo dan Joe Russo. Penulis: Christopher Markus dan Stephen McFeely. Durasi: 190 menit.

Sinopsis:

Film Captain America: Civil War menceritakan kisah lanjutan dari ending yang ditampilkan di film sebelumnya, Avengers: Age of Ultron. Di film ini, Captain America (Chris Evans) mengambil alih tim Avengers untuk melindungi dunia. Sayangnya, di bawah Avengers, perlindungan yang digadang-gadangkan tersebut justru menyebabkan banyak kehancuran dan memakan korban.

Politik dunia di bawah naungan PBB menuntut Avengers bertanggungjawab atas apa yang dilakukan dan harus berada dalam badan pemantauan. Avengers hanya keluar jika timnya dibutuhkan dunia. Melihat kondisi ini, tim Avengers terpecah belah.

Captain America yang mendominasi itu menyatakan keengganannya menandatangani perjanjian. Ia berpendapat bahwa perjanjian dapat mengukung kebebasan mereka dalam mengamankan dunia. Sementara Tony Stark (Iron Man) berdalih, dengan perjanjian tersebut, maka Avengers tidak bertindak tanpa aturan yang ada dan pantauan dunia.

Perselisihan lantaran perjanjian tersebut pun akhirnya memecah dua kubu. Kubu Captain America beranggotakan Hawkeye, Falcon, Scarlet Witch, Ant-Man, dan The Winter Soldier. Sedangkan tim Iron Man dengan anggota The Vision, Black Widow, War Machine, Black Panther dan Spider-Man.

Review:

Film Captain America: Civil War masih berhubungan erat dengan film Avengers terdahulu, Avengers: Age of Ultron. Bahkan, ending dari film tersebut menjadi awal yang menarik, di mana sosok Winter Soldier (Sebastian Stan) dihadirkan.

Anthony Russo dan Joe Russo sebagai sutradara mampu mempertontonkan beragam sentuhan mulai dari drama, action hingga komedi. Penonton dibawa ke alur emosi dengan interval rendah. Emosional akan persahabatan antara Captain America dan Tony Stark (Iron Man) serta para tim The Avengers lainnya sangat membuat penonton mengikuti alur cerita.

Namun, interval konflik mulai meningkat saat tim Avengers terpecah belah ketika perjanjian Slovakia dibuat dewan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang ingin membuat tim Avengers berada di bawah naungan mereka. Kehadirnya Winter Soldier juga menjadikan konflik yang yang ada semakin meningkat.

Satu persatu karakter superhero Marvel diperkenalkan di film ini. Sebuah interaksi yang sangat menarik juga dihadirkan dengan bumbu komedi ringan, namun membelalak tawa penonton. Yang paling menjadi sorotan adalah saat pertempuran antara Ant-Man dan Spirder-Man yang terasa sedikit konyol.

Di film Captain America: Civil War, penonton seakan dibawa ke sisi lain para pahlawan. Meskipun cerita yang dihadirkan tidak mirip dengan yang ada pada komik Civil War, nyatanya esensi dalam pertempuran Captain America vs Iron Man benar terjadi lantaran dunia meminta tanggungjawab para superhero ketika beraksi.

Penonton juga diperkenalkan dengan dua karakter baru di film Captain America: Civil War. Mereka adalah Spider-Man (Tom Holland) dan Black Panther (Chadwick Boseman). Spider-Man sendiri sudah biasa tampil di film solonya selama beberapa dekade terakhir, namun yang membedakan dari film ini adalah tokoh pemerannya yang masih baru dan muda. Sedangkan Black Panther baru memulai debutnya di layar lebar.

Di akhir cerita, emosional penonton dibawa seakan merasakan persahabatan Tim Avengers yang terpecah belah karena sebuah dendam dan ambisi. Ingin tahun lebih jauh dan penasaran akan film CaptainAmerica: CivilWar? Saksikan di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 April 2016 dalam format 2D, 3D dan IMAX.

 

sumber: http://www.bintang.com/celeb/read/2494367/review-captain-america-civil-war-ketika-ambisi-kuasai-avengers

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *