October 9, 2017 sulaiman 0Comment

Bidang properti semakin menjanjikan dengan perkembangan pesatnya. Banyak sekali fasilitas dan ketersediaan jasa dalam bidang ini seperti munculnya banyak agen properti. Sayangnya, tidak sedikit praktik agen properti nakal yang memanfaatkan kemajuan properti.

Ada banyak agen properti di berbagai wilayah terutama untuk rumah Bandung yang punya beragam model rumah dengan kawasan strategis dan menjanjikan sebagai bisnis properti. Hunian yang nyaman dan layak huni tersebut tentu juga diminati banyak konsumen. Jika tertarik membelinya, Anda harus mengenali 6 ciri-ciri agen properti nakal berikut ini.

  1. Memberikan Informasi yang Asal-Asalan

Agen properti merupakan jasa pihak ketiga yang membantu mencarikan pembeli untuk pemilik rumah. Oleh karena itu, sudah seharusnya pihaknya membantu mempromosikan rumah milik kliennya yang akan dijual. Saat menemui beberapa pembeli yang minat, tidak sedikit agen properti yang bertindak asal-asalan.

Dalam menjalakan kewajibannya tersebut, pihak agen properti terkadang melakukannya dengan asal-asalan. Saat pembeli menanyakan informasi mengenai rumah yang dijual, penjelasannya hanya singkat dan informasi yang diberikan hanya bersifat general. Informasi yang dibutuhkan tidak tersampaikan, sehingga alangkah baiknya Anda menghindari agen properti yang seperti ini.

  1. Penawaran Rumah yang Berlebihan

Tindakan pihak agen properti yang berlebihan bisa menjadi poin yang perlu diwaspadai, misalnya penawaran rumah dengan promosi yang berlebihan. Dalam hal ini, agen properti hanya memberikan informasi tentang keunggulan dari rumah yang ditawarkan, tanpa memberikan kejelasan nilai minusnya. Hal ini perlu diwaspadai karena bisa jadi ada hal yang disembunyikan.

  1. Menawarkan Properti dengan Sikap Memaksa

Unsur pemaksaan saat proses penawaran properti adalah sikap agen properti yang harus dihindari. Ciri-ciri unsur paksaan tersebut bisa diketahui sejak awal proses penawaran, saat survei, atau pada saat setelah survei rumah. penawaran agen properti yang setengah memaksa merupakan kondisi yang kurang baik, karena mencampuri hak pribadi pembeli.

Apabila Anda menuruti paksaan dari agen properti nakal ini, maka keputusan pembelian tidak murni. Hal ini tentu merugikan. Pembeli tidak bisa menentukan keputusan denganĀ  baik seperti pada umumnya. Jika terdapat paksaan untuk segera membeli rumah yang ditawarkan, maka hindari saja. pilihlah afen properti lain yang benar-benar memberikan informasi dan memberi kebebasan kepada pembeli.

  1. Menetapkan Harga Jual Sepihak

Harga jual rumah Bandung sangat bervariasi. Hal ini disebabkan perbedaan spesifikasi, lokasi rumah, dan sebagainya. Rumah di kawasan perkotaan yang strategis tentu punya penawaran harga lebih tinggi. Saat akan membeli rumah di Bandung, Anda bisa memilih tipe rumah yang dibeli dengan penyesuaian harga terhadap kebutuhan, keinginan, dan daya beli tentunya.

Terkait dengan berbagai pertimbangan yang dilakukan, harga menjadi hal yang pokok. Harga sangat berhubungan dengan daya beli, sehingga perlu pertimbangan serius. Terkadang, terdapat agen properti nakal yang menetapka harga secara sepihak dan tidak bersedia untuk melakukan negosiasi terlebih dahulu. Agen properti yang kaku dan berpendirian teguh pada harga yang ia tetapkan, haruslah dihindari.

  1. Berjanji Mengusahakan Harga Jual Lebih Murah

Selain memaksa ataupun menetapkan harga jual berdasarkan kemauannya sendiri, ciri-ciri agen properti nakal selanjutnya adalah memberikan janji-janji. Salah satunya adalah berjanji untuk mengusahakan harga jual rumah yang murah. Hal ini merupakan angin segar bagi Anda sebagai pembeli. Akan tetapi, janji tersebut bisa benar, bisa jadi tidak.

Apabila agen properti mengatakan hal demikian, maka kewaspadaan perlu dilakukan. Cobalah untuk tetap melakukan survei rumah yang akan Anda beli. Pastikan kondisi rumah baik dan tidak ada yang membahayakan, di mana menjadi alasan mengapa harga rumah bisa turun lebih murah. Untuk lebih meyakinkan, periksalah dokumen-dokumen dari pemilik rumah, seperti sertifikat kepemilikan rumah.

  1. Lalai Dalam Menangani Jual Beli Rumah

Kelalaian merupakan hal yang bisa berakibat sangat fatal. Kelalaian tersebut merupakan salah satu ciri-ciri agen properti nakal yang meresahkan. Proses jual beli rumah tidak akan lancara akibat kelalaian tersebut. Sebagai pembeli, Anda pasti dirugikan. Agen properti tidak serius dalam membatu proses jual beli rumah.

Oleh karena itu, Anda harus tegas untuk membatalkan proses tersebut jika kelalaiannya sudah fatal. Anda berhak untuk mencari rumah lain yang proses jual belinya lebih terpercaya, sehingga kebutuhan Anda terhadap tempat tinggal dapat segera terpenuhi.

Tips mengenali ciri-ciri agen properti nakal tersebut dapat diterapkan bagi Anda yang ingin membeli rumah Bandung, di mana merupakan hunian yang prospeknya baik dan bisa jadi ada agen properti nakal. Setiap ciri-ciri tersebut dapat Anda pahami sebagai bentuk kewaspadaan jika berurusan dengan agen properti. Sebagai saran, sebaiknya Anda memilih agen properti yang sudah terpercaya, di mana mempunyai track record yang bagus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *